Inilah Perbedaan Miom dan Kista

Miom dan kista merupakan dua istilah yang mungkin terkadang disalahartikan dikalangan wanita, karena terkadang keduanya dianggap sama. Keduanya bisa dianggap sama karena gejala yang terjadi juga serupa, yaitu mengalami rasa sakit di perut yang luar biasa terutama saat sedang menstruasi.

Inilah Perbedaan Miom dan Kista

Namun, jelas-jelas Miom dan Kista adalah berbeda. Dan mungkin belum banyak dari kaum hawa yang mengetahui perbedaan antara kista dan miom.

Disampaikan oleh Kathleen Juanita Gunawan Soenario, yang merupakan dokter specialis dokter kandungan dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, Miom dan Kista memang tampak serupa namun memiliki perbedaan yang mendasar diantara keduanya.

Miom sendiri adalah kondisi di mana uterus atau rahim ditumbuhi tumor jinak. Sedangkan kista merupakan benjolan di bagian ovarium atau indung telur. Kedua kondisi ini, biasanya muncul setelah perempuan mendapatkan menstruasi pertamanya.

Pertumbuhan Miom atau Mioma dipengaruhi hormon Estrogen. Sehingga ketika menopause, sebenarnya miom bisa mengecil dengan sendirinya. Pada sebagian besar kasus, miom muncul tanpa adanya gejala. Namun biasanya, pasien dengan miom kerapkali mengeluhkan periode haid yang cenderung lebih lama dan banyak dibandingkan biasanya. Biasanya kondisi ini juga disertai buang air kecil yang lebih sering, sulit buang air besar, nyeri saat haid dan berhubungan seksual, serta risiko keguguran yang tinggi.

Sedangkan kista,  terdiri dari 2 jenis yaitu Neoplasma (tumor) dan kista fungsional yang timbul hanya pada saat menstruasi karena dipengaruhi hormon. Biasanya kista fungsional hanya berlangsung maksimal selama enam bulan. Gejala kista meliputi nyeri menstruasi yang hebat dan tiba-tiba. Lalu disertai dengan rasa tidak nyaman di perut bagian bawah dan kehilangan selera makan.

Perlu diwaspadai dari kista adalah saat benjolan pada miom dan kista telah berubah menjadi ukuran yang tidak normal. Biasanya, dokter akan melakukan observasi ukuran miom dan kista untuk ditentukan penatalaksanaan yang tepat.

Sebagai pencegahan, wanita diharapkan untuk menjalani pola hidup sehat. Jangan lupa untuk rutin melakukan deteksi dini USG, sehingga semakin dini terdeteksi, peluang sembuh juga semakin besar.

Perbedaan Miom dan Kista |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *