Ketentuan Operasi Kista Saat Hamil

Kista bisa terjadi saat hamil, namun dalam beberapa kasus yang terjadi Kista bisa menghilang dengan sendirinya seiring dengan perkembangan janin. Untuk jenis kista yang bandel, tidka menghilang dan makin membesar, dokter mungkin akan menyarankan operasi untuk mengatasinya.

Ketentuan Operasi Kista Saat Hamil

Operasi kista saat hamil tidak secara langsung berpengaruh pada rahim dan janin di dalamnya. Karena Kista yang letaknya pada indung telur atau Ovarium, maka posisi dan aliran pembuluh darah terpisah dari rahim. Berikut adlaah hal penting yang perlu ibu perhatikan.

  • Janin aman.

Walau sedang hamil, seorang ibu dapat melakukan operasi pengangkatan kista. Tindakan ini tidak secara langsung mempengaruhi rahim dan janin di dalamnya, karena Kista terletak pada Ovarium atau indung telur, yang posisi dan aliran pembuluh darahnya terpisah dari rahim. Keputusan dilakukannya operasi atau tidak, amat ditentukan oleh ukuran dan jenis Kista.

  • Waktu operasi.

Operasi paling baik dilakukan saat usia kehamilan sekitar 16 minggu, sebab secara teknis, pada kehamilan yang terlalu besar operasi amat sulit dilakukan tanpa mengganggu rahim dan janin. Jika kehamilan terlanjur besar, pada kondisi Kista yang besar, operasi sebaiknya dilakukan segera usai persalinan.

  • Jika Kista tidak diangkat.

Akibatnya, dapat terjadi komplikasi berupa puntiran pada kista yang dapat menimbulkan rasa nyeri hebat serta pendarahan di dalam kista. Komplikasi ini dapat membahayakan nyawa ibu. Pada kondisi tidak terjadi puntiran, kista yang berukuran besar dapat menggangu proses turunnya janin ke jalan lahir. Kista yang terlalu besar juga berisiko pecah dan mengganggu tahim serta pertumbuhan janin di dalamnya.

Baca lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *